CAOT-BC: Bukti untuk latihan Anda: Agensi perubahan

Artikel: Carrier, A., thier, A., Beaudoin, M., Hudon, A., Bédard, D., Jasmin, E., & Verville, F. (2021). Bertindak sebagai agen perubahan: Wawasan tentang praktik terapis okupasi Québec saat ini. Jurnal Terapi Okupasi Kanada, 0008417421994367.

Alasan: Penelitian sebelumnya di bidang eksplorasi peran terapis okupasi sebagai agen perubahan tidak berfokus pada tindakan yang dilakukan terapis okupasi dalam praktik sehari-hari mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tindakan agen perubahan yang dilakukan terapis okupasi dalam pekerjaan mereka sehari-hari.

Metode: Dalam kemitraan dengan bab CAOT-Quebec, lokakarya agen perubahan satu hari diberikan kepada terapis okupasi Quebec diikuti dengan evaluasi. 103 terapis okupasi berpartisipasi dalam penelitian ini dan menjawab pertanyaan tentang keterlibatan mereka dalam pekerjaan agen perubahan.

Hasil:

  • Tindakan agen perubahan yang paling sering dilaporkan di tempat kerja termasuk berkomunikasi, menginformasikan dan berkolaborasi, sementara peserta melaporkan jarang terlibat dalam tindakan sosial yang berkaitan dengan media massa dan berbicara di depan umum.
  • Audiens yang ditargetkan untuk tindakan agen perubahan termasuk keluarga pasien, kolega, manajer, dan badan politik.
  • Terapis okupasi yang telah mengikuti pelatihan agen perubahan di masa lalu lebih cenderung terlibat dalam penciptaan jaringan, menciptakan kemitraan, memberikan pidato dan merencanakan acara dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki pelatihan sebelumnya.
  • Mereka yang berpartisipasi dalam pelatihan paling sering bekerja di rehabilitasi, perawatan masyarakat atau pengaturan rumah sakit rawat inap.

Kesimpulan: Terapis okupasi memainkan peran penting sebagai agen perubahan, dan tampaknya mengambil tindakan klinis dan sosial yang lebih luas ketika pelatihan agen perubahan telah disediakan. Ada berbagai audiens yang dituju yang dapat ditargetkan oleh terapis okupasi dengan upaya mereka, yang masing-masing akan mengarah pada berbagai jenis perubahan yang terjadi.

Implikasi untuk PL:

  • Upaya klinis untuk menjadi agen perubahan biasanya mencakup komunikasi, menginformasikan orang lain, dan kolaborasi.
  • Berpartisipasi dalam pendidikan tinggi dan pelatihan agen perubahan dapat meningkatkan variasi tindakan yang akan diambil dan kenyamanan dalam konteks sosial politik yang berbeda.
  • Terapis okupasi diposisikan dengan baik untuk memberlakukan kerja agen perubahan dalam pekerjaan klinis mereka serta pengaturan lain seperti pendidikan dan keterlibatan politik.

##OT365

Post navigation