Kegiatan untuk Meningkatkan Keterampilan Meniru – Apa Kata Riset?

Sejak bayi, anak-anak mulai mengembangkan keterampilan melalui peniruan. Untuk anak kecil penyandang disabilitas, ini bisa menjadi keterampilan yang lebih sulit untuk dikuasai karena defisit keterampilan kognitif, sosial, emosional, atau motorik. Pendidik, terapis, dan orang tua dapat mencoba berbagai strategi dan kegiatan untuk meningkatkan keterampilan meniru pada anak kecil penyandang cacat.

Apa Kata Riset tentang Strategi dan Aktivitas untuk Meningkatkan Keterampilan Meniru?

Sebuah tinjauan penelitian menyelidiki penelitian intervensi saat ini untuk meningkatkan imitasi untuk anak-anak penyandang cacat. Tiga puluh empat sumber unik ditemukan termasuk penilaian dari berbagai jenis uji coba massal (uji coba yang terjadi secara berurutan dalam satu sesi) dan intervensi uji coba tertanam (uji coba yang diselingi selama kegiatan yang sedang berlangsung).

Hasil menunjukkan bahwa hasil positif lebih mungkin terjadi ketika variabel dependen adalah primer (yaitu, bukan sekunder dari variabel dependen lain) dan terikat konteks (yaitu, dikumpulkan selama sesi intervensi). Baik percobaan massal dan tertanam mungkin efektif untuk meningkatkan imitasi untuk setidaknya beberapa anak.

Ketika hanya variabel utama dari studi berkualitas tinggi yang dipertimbangkan, uji coba tertanam lebih sering menghasilkan hubungan fungsional.

Buku Panduan Bayi Balita

Peneliti merekomendasikan hal-hal berikut berdasarkan hasil awal tinjauan penelitian:

  • Sertakan isyarat, petunjuk, dan penghargaan di seluruh instruksi yang direncanakan, sistematis, dan sering.
  • Mulailah sejak kecil dan ajarkan meniru kepada balita. – Intervensi yang paling berhasil mencakup lebih banyak balita daripada anak-anak prasekolah.
  • Fokus pada fungsi. – Instruksi harus individual dan berdasarkan pembelajaran fungsional dan tujuan sosial.
  • Ubah lingkungan. – Berlatih dan mengajar kegiatan untuk meningkatkan keterampilan meniru dalam konteks yang berbeda seperti saat bermain dengan pengasuh dan waktu kelas.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan untuk siapa dan dalam kondisi apa setiap jenis intervensi mungkin menghasilkan hasil terbaik.

Referensi: Ledford, JR, & Windsor, SA (2020). Tinjauan Sistematis Intervensi yang Dirancang untuk Mengajarkan Peniruan pada Anak Kecil Penyandang Disabilitas. Topik Pendidikan Khusus Anak Usia Dini, 02711214211007190.

Sumber Daya untuk Membantu Melatih Keterampilan Meniru

Itu Bergerak Seperti Saya download termasuk pose aksi untuk anak-anak untuk melatih perencanaan motorik, persimpangan garis tengah, kesadaran tubuh, waktu, ritme, koordinasi dan aktivitas fisik. Ini adalah aktivitas NO PREP. Cukup cetak dan mainkan atau proyeksikan ke papan tulis atau tablet. Ada 4 pose per halaman mulai dari yang mudah hingga yang sulit.

Gerakkan tubuh Anda agar sesuai dengan posisi tubuh yang sama persis dengan kartu bergambar dengan unduhan digital Simon Says ini. Ini termasuk 68 kartu posisi tubuh dengan foto-foto anak-anak.

Post navigation